Asri Mulyani Rotating Header Image

Perencanaan Strategi Sistem Informasi pada Taman Satwa Cikembulan Garut

Taman Satwa Cikembulan dengan luas -/+ 5 ha, didirikan untuk menghadirkan satwa-satwa liar ditengah kehidupan keseharian masyarakan Garut khususnya dan Jawa Barat pada umumnya agar kita dapat melihat langsung secara lebih dekat.

Taman Satwa Cikembulan didirikan tahun 1998, yang bermula dari hobi sang pemilik mengoleksi berbagai jenis satwa. Dan dibuka untuk umum pada tahun 2009 setelah mendapat ijin dari Kementrian Kehutanan Republik Indonesia.

Taman Satwa Cikembulan selain terdapat berbagai macam satwa juga dihiasi taman dan fasilitas-fasilitas lain, diantaranya:

  • Restoran
  • Gazebo
  • Terapi ikan
  • Bungalow
  • Arena bermain anak
  • ATV
  • Kuda Tunggang
  • Tempat mancing, dsb.

1.    ANALISIS PEST

Analisis PEST adalah analisa yang lebih mengedepankan unsur-unsur di luar organisasi / bisnis yang berpengaruh kepada kondisi bisnis kita. Analisis PEST menganalisa hal-hal berikut:
Politic

Kondisi politik dan keamanan yang pasti berpengaruh pada aktifitas sehari-hari, termasuk bisnis.
Economic

Kondisi ekonomi berpengaruh pada kekuatan pasar dan kekuatan modal finansial bisnis kita.
Social

Kondisi sosial masyarakat, khususnya yang menjadi target pasar.
Technologi

Perubahan teknologi sangat cepat berlangsung, harus jeli memilih mana yang tepat kita aplikasikan dan berapa lama teknologi ini bisa bertahan / dipakai secara umum.

a.    Faktor Politik

  • Menurut undang-undang No.10/2009 tentang kepariwisataan, yang dimaksud dengan pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata yang didukung oleh berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan masyarakat, pengusaha, pemerintah, dan pemerintah daerah.
  • Adanya tempat-tempat wisata seperti  Taman Satwa Cikembulan Garut yang memberikan pengetahuan akan budaya-budaya yang ada di Garut  mendapat dukungan dari pemerintah dan masyarakat. Hal ini membuat pengunjung tertarik untuk melakukan kunjungan wisata ke Taman Satwa Cikembulan Garut.
  • Berdasarkan analisis faktor politik diatas, dapat disimpulkan dampaknya bagi Taman Satwa Cikembulan Garut yaitu memberikan peluang untuk pengembangan usaha pariwisata terkait dengan daya tarik para pengunjung

b.   Faktor Ekonomi

  • Krisis ekonomi telah membuat terpuruknya perekonomian Indonesia.  Meningkatnya jumlah fasilitas dan biaya perawatan membuat harga tiket masuk tempat wisata meningkat.  Namun, Taman Satwa Cikembulan Garut menyediakan harga tiket masuk yang relatif murah. Sehingga masyarakat lebih memilih Taman Satwa Cikembulan Garut sebagai tempat untuk berwisata.
  • Berdasarkan analisis factor ekonomi diatas, dapat disimpulkan dampaknya bagi Taman satwa Cikembulan Garut yaitu memberikan peluang untuk menambah jumlah pengunjung yang datang ke Taman Satwa Cikembulan Garut.

c.   Faktor Sosial

  • Dengan meningkatnya tingkat kejenuhan masyarakat menyebabkan tingginya tingkat keinginan akan berekreasi di tempat wisata.
  • Berdasarkan analisis factor social diatas, dapat disimpulkan dampaknya bagi Taman Satwa Cikembulan Garut yaitu memberikan peluang karena dapat menambah jumlah pengunjung.

d.      Faktor Teknologi

  • Teknologi  informasi  merupakan teknologi yang cepat berkembang seiring dengan berkembangnya industri elektronika dan komputer serta internet.  Sehingga untuk aktivitas internal perusahaan seperti digunakannya sistem informasi penjualan tiket online, penggajian serta untuk pemasaran dan promosi Taman Satwa Cikembulan Garut dapat memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.
  • Berdasarkan analisis faktor teknologi diatas, dapat disimpulkan dampaknya bagi Taman Satwa Cikembulan Garut yaitu memberikan peluang karena dapat meningkatkan aktifitas internal perusahaan.

2.    ANALISIS 5 COMPETITIVE FORCES

Analisis 5 Competitive Forces adalah strategi bisnis yang digunakan untuk melakukan analisis dari sebuah struktur industri. Analisis tersebut dibuat berdasarkan 5 kekuatan kompetitif yaitu:

  1. Ancaman dari produk-produk pengganti (substitute products)
  2. Ancaman dari pendatang baru (new entrants)
  3. Persaingan yang sengit di antara para pelaku bisnis yang sudah ada (existing players)
  4. Kekuatan tawar dari pemasok (bargaining power of suppliers)
  5. Kekuatan tawar dari konsumen, pelanggan, atau pembeli (bargaining power of buyers)

Sepertinya analisis ini tidak cocok untuk diterapkan pada Taman Satwa Cikembulan Garut, karena analisis ini digunakan untuk organisasi yang bergerak di bidang industri.

3.    ANALISIS MOST

Analisis MOST Taman Satwa Cikembulan Garut

Mission:

  1. Menciptakan Kader Konservasi Satwa Liar
  2. Meningkatkan kualitas kesejahteraan satwa mendekati habitatnya
  3. Meningkatkan masyarakat cinta satwa dalam rangka sosialisasi konservasi
  4. Meningkatkan kerjasama ilmiah dan informasi satwa baik dari dalam maupun dari luar negeri
  5. Meningkatkan hubungan antar daerah atau Negara melalui tukar menukar antar kebun binatang dalam dan luar negeri
  6. Meningkatkan pelestarian flora dan fauna sebagai suatu ekosistem terpadu

Objectives:

  1. Terwujudnya Taman Satwa Cikembulan Garut sebagai taman penyelamat satwa langka.
  2. Menjadikan Taman Satwa Cikembulan Garut sebagai laboratorium alam lengkap
  3. Menjadikan Taman Satwa Cikembulan Garut sebagai tempat mengekspresikan rasa cinta terhadap flora dan fauna

Strategy:

  1. Meningkatkan jumlah koleksi flora dan fauna berdasarkan kelangkaannya.
  2. Meningkatkan jenis satwa populer yang disenangi pengunjung.
  3. Berhasilnya pengembangbiakan satwa
  4. Tertatanya kawasan melalui perencanaan tata ruang
  5. Meningkatnya angka kunjungan wisata
  6. Meningkatnya kualitas SDM.

Tactics:

  1. Bekerjasama dengan pemerintah daerah
  2. Bekerjasama dengan perusahaan swasta
  3. Membuat wahana permainan tertentu untuk daya tarik bagi pengunkung
  4. Menjadikan kebun binatang sebagai wahana pertunjukkan, sarana edukasi, riset dan konservasi
  5. Memperhatikan animal welfare (kesejahteraan hewan)

 4.    ANALISIS BCG MATRIX

Setelah diketahui skor masing-masing variabel yang akan diteliti yaitu wisatawan, atraksi wisata, sarana wisata, aksesibilitas, informasi dan promosi, maka selanjutnya dilakukan pemetaan posisinya ke dalam Matrik BCG (Boston Consulting Group). Matrik BCG terdiri dari 4 bagian kuadran dengan garis horizontal untuk permintaan wisata dan garis vertikal untuk penawaran wisata.

Selanjutnya setiap kuadran tersebut dipakai dengan istilah Star, CashCows, Problem Children dan Dogs.

Bila posisi pada Kuadran :

  • Star berarti komponen penawaran dan permintaan bernilai tinggi sehingga memiliki daya saing yang tinggi.
  • Problem Children berarti posisi penawaran tinggi tetapi permintaan rendah. Dalam hal ini pengembangan kunjungan wisata perlu dikembangkan dengan meningkatkan promosi dan kualitas pelayanan sedangkan produk wisata hanya perlu dipertahankan tidak perlu ditambah.
  • Cash Cows yang berarti posisi penawaran rendah tetapi permintaan tinggi. Maka dalam hal ini diperlukan usaha yang optimal untuk membangun dan meningkatkan komponen produk wisata agar jumlah wisatawan bertambah.
  • Dogs berarti penawaran dan permintaan rendah yang berarti diperlukan biaya investasi yang tinggi bagi pengembangan obyek wisata tersebut, jika perlu ditutup saja.

 5.    ANALISIS SWOT

Analisis SWOT adalah analisis kondisi internal maupun eksternal suatu organisasi yang selanjutnya akan digunakan sebagai dasar untuk merancang strategi dan program kerja. Analisis internal meliputi penilaian terhadap faktor kekuatan (Strength) dan kelemahan (Weakness). Sementara, analisis eksternal mencakup faktor peluang (Opportunity) dan tantangan (Threath).

Untuk memberikan gambaran hasil analisis keunggulan, kelemahan, peluang dan ancaman perusahaan secara menyeluruh yang digunakan sebagai dasar atau landasan penyusunan objektif dan strategi perusahaan dalam corporate planning.

1.   Strength (kekuatan), merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada

2.  Weakness (kelemahan), merupakan kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada

3.  Opportunities (peluang), merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang terjadi

4.    Threath (ancaman), merupakan kondisi yang mengancam dari luar

Berikut ini merupakan analisa SWOT pada Taman Satwa Cikembulan Garut

a.      Strength (kekuatan)

  • Memiliki visi misi yang jelas
  • Memiliki lokasi yang strategis
  • Memiliki fasilitas yang memadai
  • Merupakan kawasan objek wisata yang terbilang cukup luas
  • Taman Satwa Cikembulan Garut dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk memanjakan pengunjung seperti Restoran, Gazebo, Terapi ikan, Bungalow, Arena bermain anak, ATV, Kuda Tunggang, Tempat mincing, dsb.
  • Harga tiket yang relatife murah

b.      Weakness (kelemahan)

  • Kurangnya perawatan di sejumlah fasilitas
  • Pelayanannya kurang memuaskan
  • Tidak adanya karyawan di setiap anjungan
  • Varian fauna masih kurang
  • Sistem tiket yang tidak praktis
  • Terdapat sampah di beberapa plot yang terbuka sehingga menimbulkan bau tidak sedap
  • Beberapa akses jalan rusak, becek dan licin (berlumut)
  • Di beberapa lokasi rumput meninggi tidak terawat
  • Kekurangan flora berwarna (jenis bunga)
  • Aneka flora membuat tempat ini menjadi rindang namun beberapa flora tumbuh terlalu besar seperti di beberapa taman sehingga taman tampak gelap, kurang cahaya yang masuk dan lembab serta berlumut
  • Danau kotor terdapat sampah ditengah dan air keruh
  • Terdapat beberapa bangunan yang tidak terpakai, rusak namun tidak diperbaiki seperti kantor promosi dan informasi, koperasi bakul, seperti pos keamanan, warung- warung yang sudah tidak digunakan, bekas aquarium ikan air tawar
  • Banyak fasilitas bermain anak yang rusak
  • Tempat- tempat untuk berteduh kotor tidak terawatt
  • Di area pinggiran dekat sungai kurang kokoh menahan apabila sewaktu- waktu terjadi banjir
  •  Bangunan MCK dari luar tampak rapuh dan kurang terawatt
  • Kandang banyak yang berkarat  dan kotor
  • Deskripsi hewan di depan kandang kurang lengkap dan papan nama pada setiap kandang ada yang salah maupun tidak ada
  •  Atap kandang aves rusak
  • Keamanan kandang kurang seperti kandang gajah tidak ditutup, pagar besi di luar yang awalnya dari besi ada yang rusak baru ditambal dengan kayu

c.       Opportunities (peluang)

  • Pertambahan wisatawan asing yang tertarik untuk berkunjung
  • Ada lowongan kerja
  • Ada tawaran investasi dari pihak investor
  • Dapat bersaing dengan pesaingnya
  • Taman satwa yang dapat menjadi sarana edukasi sekaligus taman budaya kota Garut.
  • Lokasi wisata andalan kota Garut yang dapat menarik banyak pengunjung untuk meningkatkan pemasukan daerah
  •  Arena permainan yang menyenangkan di air menggunakan perahu bebek yaitu melintasi di perairan danau dimana terdapat kolam besar bersebelahan dengan kandang satwa yang digunakan untuk naik perahu bebek, sekaligus menikmati rindangnya pepohonan.
  • Menjadi sumber penghasilan masyarakat sekitar yang menjual aneka sajian kuliner khas kota Garut yang beranekaragam, cinderamata khas, mainan anak- anak yang edukatif yang dapat menanamkan kecintaan pada flora, fauna serta lingkungan

d.      Threat (ancaman)

  • Berkurangnya jumlah pengunjung
  • Fasilitas yang tidak terawat dapat membahayakan pengunjung, seperti permainan anak yang sudah rusak namun belum diperbaiki, bangunan yang sudah tidak terawat dan lapuk, kandang yang sudah mulai rusak dapat menyebabkan fauna keluar dari kandangnya.
  • Fauna yang tidak terpelihara dengan baik dapat menyebabkan kematian pada fauna tersebut.
  • Korosi pada kandang dapat mempermudah rapuhnya kandang dan mengurangi keindahan kandang
  • Perawatan yang tidak baik pada satwa dapat menyebabkan satwa mati
  • Pengawasan yang kurang baik dan kelalaian petugas memungkinkan satwa lepas dan membahayakan nyawa mahluk hidup di sekitarnya
  • Pengunjung yang tidak memiliki pengetahuan tentang satwa dan kode etik yang cukup seperti memberi makan hewan, memberi rokok pada orang utan, mengganggu satwa dapat membuat satwa tidak nyaman dan mungkin menjadi marah yang dapat membahayakan
  • Musim hujan rawan jalanan yang non aspal menjadi licin berlumut genangan air yang becek dan mengundang nyamuk

6.    ANALISIS CSF

Merupakan sebuah metode analisa dengan mempertimbangkan beberapa hal yang kritis di dalam lingkungan perusahaan untuk mendefinisikan faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan dan kesuksesan perusahaan atau organisasi. Analisis CSF memberikan gambaran pada perusahaan tentang aspek – aspek kritis apa saja di setiap aktivitas dan proses bisnis perusahaan yang mempengaruhi kinerja perusahaan dalam mencapai visi dan misi serta keberhasilan bisnisnya. Menurut Pinto dan Slevin, berdasarkan dari buku David L. Olson (2005, p.13).

Key perfomance indicator (KPI) adalah tolak ukur (indikator kunci yang bersifat terukur), yang memberikan informasi kepada kita sejauh mana kita berhasil mencapai sasaran kinerja yang ingin kita capai. Key perfomance indicator membutuhkan sistem monitoring yang baik agar dapat memantau sejauh mana pencapai telah berhasil. Berikut analisa CSF dan KPI yang kami buat :

No

Bidang

Tujuan

CSF

KPI

1. Marketing
  • Melakukan pemasaran secara efektif
  • Menyediakan brosur yang menarik
  • Menyajikan iklan iklan yang menarik
  • Membuat website yang memuat informasi tentang Taman Satwa Cikembulan Garut secara keseluruhan
  • Meningkatnya jumlah pengunjung
  • Bertambahnya daya tarik pengunjung
  •  Bertambahnya pengetahuan pengunjung tentang Taman Satwa Cikembulan
  •  Melakukan penjualan tiket secara efektif
  • Memberikan potongan harga
  • Membuat sistem penjualan tiket online
  • Memberikan kemudahan dalam bertransaksi
  • Kepuasan pengunjung
  • Mengurangi jumlah antrian
  • Kenyamanan bagi pengunjung dalam bertransaks
2. Fasilitas
  • Memberikan fasilitas yang memadai
  • Memperbanyak fasilitas umum ditempat yang strategis
  • Merawat fasilitas-fasilitas yang ada
  • Memperbaiki fasilitas-fasilitas yang rusak
  • Kemudahan pengunjung yang ingin menggunakan fasilitas
  • Terciptanya kenyamanan pada pengunjung dalam menggunakan fasilitas yang ada
  • Terciptanya fasilitas yang memadai
3. Sarana dan prasarana
  •  Memberikan wahana yang menarik
  • Memperbanyak jumlah wahana yang ada
  •  Memberikan inovasi wahana terbaru
  • Menyediakan kemananan dalam menggunakan wahana yang ada
  • Kesenangan pengujung dalam berekreasi
  • Mengurangi kejenuhan pengunjung terhadap wahana yang ada
  • Meningkatnya rasa aman pengunjung dalam menggunakan wahana yang ada
  •  Memberikan taman budaya  yang menarik
  • Menambah jumlah seni dan budaya di semua anjungan
  • Bertambahnya pengetahuan budaya pada pengunjung

  •  Menyediakan cagar alam yang indah
  • Menambah koleksi satwa dari seluruh nusantara
  •  Menjaga kesehatan satwa yang ada

 

 

 

  • Meningkatnya pengetahuan pengunjung akan keanekaragaman satwa di seluruh nusantara
  •  Terciptanya rasa aman bagi pengunjung yang ingin berinteraksi kepada satwa
4. Pegawai
  • Memberikan kesejahteraan pada pegawai
  • Memberikan asuransi kesehatan
  • Memberikan tunjangan
  • Terciptanya rasa aman pada pegawai
  • Kepuasan pegawai
  • Peningkatan kinerja pegawai

 7.    ANALISIS BSC

Balanced Scorecard adalah sebuah perencanaan strategis dan sistem manajemen yang digunakan secara ekstensif dalam bisnis dan industri, pemerintah, dan organisasi nirlaba di seluruh dunia untuk kegiatan usaha untuk menyelaraskan visi dan strategi organisasi, meningkatkan komunikasi internal dan eksternal, dan memantau kinerja organisasi terhadap strategis tujuan. empat standar perspektif BSC yaitu :

    financial

    customer

    internal business process

    learning and growth.

Berikut ini merupakan tabel analisa Balanced ScoreCard pada Taman Satwa Cikembulan

Tema Strategis

Sasaran Strategis

Ukuran Strategis

Perspektif Pelanggan :untuk mencapai visi kita, bagaimana kita harus melihat keadaan pelanggan kita ? bagaimana menciptakan nilai pada pelanggan kita Vitalitas Lingkungan
  • meningkatkan keselamatan pengunjung terhadap wahana – wahan yang ada
  • memperbaiki fasilitas- fasilitas yang rusak
  • meningkatkan kualitas wahana – wahana yang ada
  • tingkat rasa aman pelanggan
  • penggunaan fasilitas yang memadai
  • tingkat kepuasan pelanggan
Perspektif Financial :Bagaimana kita terlihat sukses secara financial oleh pemagang saham yang memegang saham di Taman Satwa Cikembulan Ekonomi, Efisiensi dan integritas fiskal
  • Mengamankan mitra jasa yang memiliki hubungan bisnis dengan Taman Satwa Cikembulan
  • Peningkatan rencana pendapatan untuk tahun berikutnya
  • Memelihara tingkat pemasukan dari wisatawan
  • Jumlah dan pendanaan mitra baru
  • Peningkatan pendapatan Taman Satwa Cikembulan
  • Tingkat pemasukan perusahaan Taman Satwa Cikembulan dari wisatawan yang berkunjung
Perspektif bisnis internal : untuk memuaskan pelanggan kita, pada proses apa saja kita unggul ? Kapasitas jasa superior
  • Interaksi kepada wisatawan lebih intensif dengan mengadakan berbagai acara yang berhubungan langsung dengan wisatawan
  • Meningkatkan produktifitas karyawan Taman Satwa Cikembulan
  • Waktu siklus interaksi dengan wisatawan lebih banyak
  • Tingkat pelayanan ke wisatawan meningkat
Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan : untuk mencapai visi kita, bagaimana kita harus belajar dan memperbaiki Tenaga kerja yang termotivasi dan siap
  • Memberikan tunjangan dan asuransi kepada tenga kerja
  • Mengadakan pelatihan tenaga kerja
  • Kepuasan pekerja
  • Produktivitas karyawan bertambah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *