Asri Mulyani Rotating Header Image

Anak dan Balita

Anak dan Internet

Orangtua wajib memberikan perhatian khusus kepada anaknya yang mempunyai komputer dengan fasilitas internet pribadi di rumah atau di dalam kamarnya, karena perkembangan teknologi pada dewasa ini banyak hal ditampilkan secara vulgar dalam internet.

Pengamat Masalah Perempuan dan Keluarga di Jayapura, Juliana Langowuyo, Minggu, menanggapi perkembangan gaya hidup anak muda sekarang ini yang banyak dipengaruhi budaya barat yang tidak mendidik.

Juliana mencontohkan, banyaknya situs dalam internet yang memuat hal yang berbau pornografi dan tindak kekerasan yang dapat berpengaruh negative dalam perkembangan hidup anak kedepan.

“Lebih baik lagi kalau ada peraturan yang diberikan orang tua pada anak, jika ingin memakai internet wajib ada orang tua yang menemaninya,” saran Juliana.

Ia mengemukakan, melihat perkembangan gaya hidup anak muda sekarang ini yang banyak dipengaruhi budaya barat dan tidak mendidik serta jauh dari norma masyarakat dan ajaran agama, maka mutlak dibutuhkan komunikasi berkesinambungan antar orang tua dan anaknya.

“Berikan anak kesempatan mengembangkan diri, tapi harus selalu dibimbing juga oleh orang tua,” katanya.

Pada usia anak dan remaja, mudah sekali dipengaruhi lingkungan sekitar.

Pengaruh itu bisa berasal dari anggota keluarga selain orangtua, teman-teman sekolah, teman bermain maupun masyarakat sekitar melaui berbagai media, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Anak-anak, termasuk yang sudah memasuki usia remaja merupakan fase pertumbuhan yang cukup kompleks karena pada saat tersebut aspek biologis, psikologis maupun emosional mereka sedang berada dalam puncak perkembangan,” katanya.

Para orang tua yang memberikan kebebasan kepada anak mengakses internet apalagi yang memberikan fasilitas itu kepada anak penting untuk terlebih dahulu berpikir dengan baik.

“Karena internet relatif punya pengaruh besar pada perilaku anak kedepan,” katanya.

Dengan demikian lanjutnya, dalam perkembangan kini keluarga merupakan tempat awal pembentukan mental dan perilaku anak, dari perilaku buruk dan menyimpang yang pada dewasa ini semakin dipertontonkan secara vulgar.

“Perhatian terhadap pergaulan anak ini dilakukan agar mereka tidak terjerumus pada hal-hal yang buruk, seperti seks bebas, konsumsi narkoba, tawuran serta tindakan-tindakan lainnya yang tidak dibenarkan dalam ajaran agama dan norma masyarakat pada umumnya,” kata Juliana.

Cara Memandikan Bayi

Sekalipun bayi tak banyak beraktivitas seperti aktivitas anak balita dan mengeluarkan keringat, tetap saja bayi harus dimandikan setiap hari. Debu, kotoran dan bakteri masih tetap berkembang dan akan mengganggu si buah hati kita. Entah lewat mainannya, bantalnya, tempat tidurnya atau terbawa udara.

Menjadi ibu rumah tangga muda merupakan tantangan bagi kita yang tak mudah dilewati. Karena baru anak pertama, tentunya tak banyak info yang kita ketahui tentang memandikan bayi. Jadi bagaimana sih memandikan bayi yang benar?

Air mandi

  • Siapkan air mandi untuk si buah hati di dalam bak mandi yang aman, letakkan pula handuk kering di samping bak tersebut
  • Jangan menggunakan air panas kecuali memang udara sangat dingin, sebaiknya gunakan saja air hangat
  • Letakkan bayi di atas alas mandi saat menyekanya dengan sabun mandi (sebaiknya dibantu dengan washlap)
  • Seka dengan handuk kecil yang sudah dibasahi sebelum badan bayi dibilas dengan air hangat (more…)

Bahasa Bayi

Komunikasi bayi memang telah dilakukan sejak 12 bulan pertama kehidupan, yang merupakan masa penting bagi perkembangan bicara. Karena itu, pada masa-masa ini, seorang ibu selayaknya memerhatikan dengan teliti apakah perkembangan bicara anaknya termasuk normal atau tidak, sehingga bila ada gangguan, dapat terdeteksi pada tahap dini.

Bahasa-bahasa bayi
Bahasa digunakan dalam rangka pertukaran informasi, di mana di dalamnya terkandung simbol-simbol tertentu yang bisa dilihat.

Bahasa bayi dan perkembangannya dapat dilihat seperti di bawah ini:

  • Bahasa reseptif (masa preverbal).bahasa ini dimulai dari tangisan pertama sampai bayi dapat melontarkan kata pertama. Bayi memproduksi bahasa prelinguistik yang biasanya sesuai dengan pengasuhnya. Bahasa yang semula dikeluarkan adalah cooing atau suara seperti “vokal” tertentu (seperti “au” atau “u”). Tahap ini biasanya terdengar pada saat bayi berusia 4-6 minggu.
  • Bahasa ekspresif (masa verbal).bahasa ini menunjukkan kemampuan bayi untuk mengeluarkan kata-kata yang berarti, seperti kata “mama” atau “papa” dan biasanya terdengar saat bayi berusia 12-18 bulan.

Bahasa visual (dimulai beberapa minggu setelah kelahiran bayi).
Selain kedua bahasa di atas, ada lagi yang disebut bahasa visual. Bahasa ini merupakan bahasa yang dapat dilihat melalui perubahan sikap tubuh atau ekspresi wajah bayi, baik itu dalam keadaan gembira, sedih, marah, ataupun berbagai emosi lainnya. Bahasa visual yang dapat dilihat pada seorang bayi antara lain: (more…)